Senin, 19 Desember 2011

Contoh Narasi Biodata

M. Iqbal Alfarisi
Saya adalah M.Iqbal Alfarisi, anak pertama dari dua bersaudara, dilahirkan 18 tahun yang lalu di Kabupaten Sidoarjo tepatnya pada tanggal 26 april tahun 1993. Saya dilahirkan di keluarga yang bisa dibilang cukup sederhana dan segala sesuatunya selalu tercukupi. Dari kecil sampai SMA tidak ada  prestasi yang menonjol yang telah saya capai. Dulunya saya adalah seorang yang minder,tidak mempunyai banyak teman dan selalu menyendiri, tubuh yang gemuk dan jerawat yang meradang sempat membuat saya merasa kecil dan berbeda dengan teman- teman yang lain. Saya juga tidak pernah mendapatkan 1 piala sekalipun, dan tidak pernah memenangkan lomba dan kompetisi manapun.

Pada tahun 2010 saya telah diterima di PTN yang cukup ternama di kota Malang yaitu Universitas Brawijaya, disinilah saya memulai belajar tentang segala sesuatu yang tidak pernah saya dapatkan sebelumnya, jauh dari orang tua membuat saya berusaha melakukan segala sesuatunya dengan mandiri, disinilah saya mulai belajar ber organisasi dan berinteraksi lebih baik dengan teman-teman baru.

Perlahan tapi pasti saya mulai mengetahui hikayat manusia sebagai makhluk sosial, saya mulai aktif dalam kepanitiaan, mengenal teman-teman yang sangat inspiratif dan selalu mendukung saya apabila mendapati musibah atau masalah. meskipun saya masih belum berprestasi tetapi saya yakin kemampuan seseorang bukan dihitung dari banyaknya dia mendapatkan piala dan penghargaan tetapi bagaimana orang tersebut berguna dan berbagi dengan orang lain.

Entah mulai kapan saya mulai tertarik  dengan membaca dan menulis, tetapi  bisa dibilang saya adalah orang yang mentah dalam hal menulis, termotivasi oleh buku favorit saya ‘’Cacing dan Kotoran Kesayangannya’’ dimana dibuku tersebut diajarkan bagaimana menjadi seseorang yang berkepribadian baik serta  bagaimana menjadi seorang yang selalu bisa mencurahkan emosi dalam bentuk non lisan dan menulis adalah jalan terbaik untuk mencurahkan apa yang kita fikirkan atau biasa disebut mind emotion.

Saya mencoba menulis hal-hal yang menarik di sekitar saya, seperti artikel,note,puisi dan cerita pendek yang berisikan tentang pengalaman pribadi maupun pengalaman teman saya, terutama hal-hal yang berbau humor atau romance. Saya sangat mengidolakan Raditya Dika dalam hal tulis menulis, bagi saya Radit adalah inspirator dalam menulis karena dia sangat pandai dalam mengajak pembaca larut dalam karyanya, disamping itu ia juga sangat pandai dalam membuat cletukan-cletukan ringan dalam setiap karyanya sehingga sang pembaca tidak ragu untuk menarik kedua sisi bibir mereka ke arah yang berlawanan bahkan terpingkal-pingkal. 

Saya harap ini adalah langkah awal dalam mengeksplorasi hobi baru saya yaitu menulis, dalam dekade berikutnya saya berharap agar bisa lebih mahir dalam menulis,bimbingan dan kritik sangat saya perlukan karena menurut saya kritik adalah cara yang efisien untuk membangun pribadi seseorang sehingga mendapatkan hal yang maksimal dalam sesi berikutnya.

25 komentar:

  1. Wuih!Membantu nih narasi biodatanya.
    Nice post!
    Visit back:
    coretanrifqi.blogspot.com

    BalasHapus
  2. thx, ini membantu teman saya

    BalasHapus
  3. good
    bagus banget
    membantu menyelesaikan tugas

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. thanks contoh narasi biodatanya ^_^ nice and good job! :D

    BalasHapus
  6. thanks contoh narasi biodata nya Good Job

    BalasHapus
  7. bagus sangad membantu aq
    tanks

    BalasHapus
  8. Izin copas ya gan, buat tugas :D

    visit back
    punyaanakcikupa.blogspot.com

    BalasHapus
  9. terima kasih contoh narasinya, membantu sekali

    BalasHapus
  10. Makasih mebantu banget ini

    BalasHapus
  11. Makasih infonya, sangat bermanfaat.....

    BalasHapus
  12. sangat bermanfaat, terima kasih untuk contohnya

    BalasHapus
  13. krashna prayoga permana28 Januari 2014 20.31

    gan ikutan nyontoh yah...
    hehehe buat biodata novel,,,

    BalasHapus
  14. Thank you mas broo :D
    bermanfaat :D

    BalasHapus